Senin, 10 Agustus 2009

MERAYAKAN KEMERDEKAAN INDONESIA DI PUNCAK TERTINGGI BENUA EROPA

Puncak JayaImage via Wikipedia

Franky Kowaas (46) pendaki utama tim ekspedisi pendakian tujuh puncak tertinggi di 7 benua dari Federasi Mountaineering Indonesia (FMI) merencanakan akan mengibarkan bendera merah putih saat perayaan hari kemerdekaan 17 Agustus 2009 di puncak tertinggi benua Eropa, Gunung Elbrus, diketinggian 5,642 meter diatas permukaan laut (mdpl).
Senin dini hari (10/8) Franky bertolak dari Jakarta menuju Moskow, Rusia, lalu melanjutkan ke Mineralniye Vody kota terakhir di kaki gunung. Pendakian Elbrus rencananya akan dilakukan selama 4 hari. Dalam pendakian ini Franky akan ditemani oleh Liza, seorang wanita pendaki Rusia yang telah berpengalaman di Gunung Elbrus.

Elbrus adalah gunung api purba yang berada di kawasan pegunungan Kaukasus dan termasuk dalam wilayah Negara Federasi Rusia. Gunung ini tertinggi pada lempeng Eurasia dimana benua Eropa berada. Sepanjang tahun Elbrus diselimuti salju abadi dengan cuaca yang sangat dingin membeku. Cuaca yang sering berubah dan badai yang tiba-tiba dapat datang menerjang adalah tantangan tersendiri bagi para pendaki. Disamping itu dibutuhkan ketahanan fisik yang prima, peralatan yang memadai, dan keterampilan mendaki gunung salju mutlak dikuasai jika ingin mencapai puncaknya.

“Saya akan berusaha sekuat tenaga untuk menghadapi medan Elbrus demi mengibarkan merah putih di puncaknya.” Kata Franky. “Jangan pandang enteng walaupun gunung ini relatif tidak terlalu tinggi.” Lanjut pria yang berasal dari Manado ini.

Pendakian ini adalah rangkaian ekspedisi Indonesian Seven Summits, yaitu mendaki tujuh puncak tertinggi di 7 benua. Ekspedisi dimaksudkan untuk mencatatkan nama Indonesia sebagai Negara yang para pendaki gunungnya telah berhasil mencapai tujuh puncak tertinggi tersebut. Selain Gunung Elbrus, enam puncak tertinggi lainnya yaitu; Gunung Everest (8,848 mdpl) mewakili benua Asia, Aconcagua (6,962 mdpl) di Argentina mewakili Amerika Selatan, Gunung McKinley atau Denali (6,194 mdpl) di Alaska, Amerika Utara, Gunung Kilimanjaro (5,895 mdpl) di Tanzania mewakili Afrika, Vinson Massif (4,897 mdpl) mewakili benua Antartika, dan Carstensz Pyramid (4,884 mdpl) di Indonesia mewakili benua Australasia. Franky sudah menyelesaikan pendakian Gunung Kilimanjaro dan Carstensz Pyramid.
Sejak seven summits dicetuskan pada tahun 1976 oleh para pendaki gunung dunia, hingga saat ini baru 33 negara yang telah berhasil mencatatkan rekor pendakian itu. Hingga sekarang belum ada pendaki Indonesia yang berhasil mendaki secara utuh tujuh puncak tertinggi tersebut. ***

Humas ISSE - Federasi Mountaineering Indonesia

Reblog this post [with Zemanta]

Kamis, 16 Juli 2009

Jual Komponen MTB

raceface_evolvedh_stem

RACE FACE
EVOLVE DH STEM (31.8)

Based on the design of the award winning Diabolus stem, the Evolve

DH stem offers many of the same performance features, including

unprecedented strength, at a reasonable price.
• Forged & blasted 6061 aluminum for high strength & fatigue

resistance at a reasonable weight.

• Four bolt bar clamp holds bar securely in position.

• Interlocking U-Shaped Handlebar Clamp Geometry.

• Faceplate eliminates ‘stress risers’ which could cause your bar

to bend or break.

• Machined logo on bar clamp gives this value oriented stem a high

end look.

SPECS:

BUILT FOR: DH/FR
SIZE: 30, 50
RISE: 10ยบ
BAR DIAMETER: 31.8mm
WEIGHT: 315g
COLOR: Black

$ 59.99

sram_970cass_07_m

SRAM
2008 PG-970 9-SPEED CASSETTE

SRAM's PG-970 cassette delivers great shifting and durability at a

price riders without team budgets will appreciate. With light

weight and superior durability, the 970 won't let you down.

$ 4

9.99

sram_rd_x9_07_m

SRAM
2008 X-9 REAR DERAILLEUR
SRAM's X-9 derailleurs are favored by everyone from everyday

cyclists to marathon riders crossing the Alps. They offer a great

balance of durability, light weight and high function. The X-9

features aluminum/composite construction, SRAM's 1:1 actuation

ratio and direct cable routing for quick, reliable shifting every

time. Plus, this beauty is built to last, too.

$ 99.99

Sabtu, 06 Juni 2009

Hardrocking Tenayan (Field Test)





Bangun pagi terus siapin breakfast, karena pagi ini gue harus sampe di base CMBC jam 7. well sempet bikin orek tempe sama ngangetin chicken teriyaki kemaren :) trus masak nasi deh...

ngecek sepeda sebelum berangkat, persiapan perbekalan, Air, GPS, Kamera tentunya...
setelah beres, mulai deh breakfast jam 6 kurang lah, gue gak mau pas nge trek nanti mules2 karena makanan belum turun ke tempatnya he hehe..
6:30 gak sabar pengen nyemplak hardrock...langsung genjot menuju lokasi kumpul, ternyata bro' Ari udah di lokasi bersama beberapa kawan CMBC. sempet rembugan untuk memilih trek yang akan dilalui dan akhirnya pilhan jatuh ke Tenayan. sukur pagi ini matahari lebih bersahabat, sempet ngelihat yg lomba marathon dan konvoi geng sepeda onthel pawai kliling Jl Sudirman.

after set up kita semua jalan menuju lokasi, sempat memutar karena jalan yang biasa kita lalui di gunakan untuk acara, beberapa saat setelah jalan turun teman2 mulai melompat2 menhantam polisi tidur...Cihuy...tes pertama buat hardrock. Lompatan pertama sukses, kedua ketiga, sampai akhirnya botol air gue sempet terpental karena terlalu napsu hehehe...sempet berhenti putar balik untuk mengamankan botol minum gue.

setelah itu lanjut mengikuti rombongan yang udah jalan duluan hingga akhirnya sukses salah belok hingga beberapa KM :) setelah tele2 akhirnya balik arah menuju jalan yang benar :)

setelah bertemu rombongan pertama kita lanjut dan mulai masuk trek, jalan menurun yg cukup panjang lumayan seru buat jajal hardrock.

trek baru banyak semak belukar jarang dilewati sepeda :) potongan kayu yg basah sempat membuat repot secara kita tidak melihat kayunya karena terhalang semak. setelah melewati jembatan kecil dan empang beberapa teman mulai kumpul lagi untuk trek selanjutnya...Akhirnya bertemu di simpang pesantren dan kita putuskan belok ke kiri lanjut menuju pemberhentian pertama, base camp tenayan. sesampainya di basecamp beberapa kawan langsung menyambar tahu goreng dan menikmati perbekalan yg ada. setelah semua kumpul ngobrol dan canda, beberapa rekan atlit dipaksa muter 1 lap lagi :) persiapan untuk lomba katanya hi hi hi...

well hari mulai siang rombongan atlit pun kembali dan kita lanjut perjalanan mulai ke arah Badak...
gue pun lanjut pulang ke rumbai...

kesimpulan Hardrock mantap di tanjakan secara shock depan bisa di lock hingga lebih stabil, downhil pun oke even jalan gak rata (makin kenceng makin baik) rem oke udah di lengkapi disc brake, buat lulumpatan juga sip secara ban nya lumayan gembrot jadi bikin empyuk...
gak nyesel gue beli hardrock puas.

Garmin Report:
Rute Kos (Rumbai)-Pekanbaru-Tenayan-Badak- Kos lagi
Trip Odometer : 35.9 KM
Max Speed (Downhill) : 41.8 KM
Kecepatan rata2: 15.2 KPJ
Total Ascent: 83 M
Max Elevation: 56 M

what a great day.

Reblog this post [with Zemanta]

Kamis, 04 Juni 2009






Secar ini hari yg baik, cuaca oke pisik oke, peda juga oke...1rst time ngejajal Specialized hardrock...
sore 16:30 tim sudah berkumpul di south gate setelah basa basi dan nyetting ulang handle bar hard rock, we go to hit the road...
om ibnu sebagai lead memilih trek yg sama dengan minggu lalu, maklum udah diniatin dari minggu kemaren he hee...penasaran katanya.

well trek yg lucu dari awal udah nanjak terus, ampyun deh...sampe akhirnya nekat pake granny gear hi hi hi, manjanya keluar deh...

setelah lewat hutan karet bikers makin ugal ugalan down hill di libas gak pake rem ...
sampai akhirnya bro' Eddy bersalto ria, al hasil tangannya cedera...lucky for us to have a doctor ride with us..after a few minutes we gathered at stopping point, om ibnu mulai dengan rencana jailya...doski masuk kebun orang utk mengukur trek yg bakal dilalui...
setelah semua kumpul andrew examine bro' eddy left hand dan di belat biar agak enakan, sekalian bikin appointment utk rontgent hari kamis jam 2 siang :)

setelah beres semua we go nge jajal keissengan om ibnu...
treknya cantik...too bad, Andrew sempet jatuh disana...semua kumpul di rumah salah satu petani di bukit itu, kemudian lanjut nanjak lagi jek...hhhh lemesss
after that we go back through CPI highway, masuk lewat gate sungai ambang...cuaca mendung angin cukup kencang bikin makin ngos-ngosan...

pak syarkawie yg di belakang sempet ngeliat kejadian atap gerbang yg terbang indah nyaris menimpa sekuriti dan pengendara yg ada disana...

hemmm jadi kangen pengen main hardrock lagi...
minggu tenayan i'm cumming...


Reblog this post [with Zemanta]

Rabu, 11 Februari 2009

Colorful Canister Set

0209_canister

Colorful Canister Set Limited Release, salah satu kebanggaan untuk memiliki koleksi langka ini. koleksi ini hadir dengan 3 warna yang cantik untuk menghiasi meja Anda.

Colorful Canister Set dilengkapi dengan teknologi One Touch yang memungkinkan menutup wadah dengan mudah. Wadah kedap udara ini akan menjaga agar penganan Anda tetap renyah saat dibutuhkan Nanti.

Segera pesan Colorful Canister Set sekarang juga. hubungi untuk keterangan lebih lanjut serta proses pengiriman diluar Jakarta.



Reblog this post [with Zemanta]

Tup Tumbler

0209_tup

Tup Tumbler, kini hadir dengan desain baru dan warna-warna yang menarik. Tup Tumbler dilengkapi dengan penutup Anti Tumpah sehingga minuman Anda akan tetap terjaga kesegarannya.

Tup Tumbler cocok untuk menemani kegiatan Anda setiap hari sehingga minuman Anda akan selalu tersedia kapanpun ANda membutuhkannya.

Pesan Tup Tumbler Anda sekarang juga! hubungi untuk pemesanan DKI serta pengiriman di luar Jakarta.



Reblog this post [with Zemanta]

Large Carry All Set

0209_carryAll

Large Carry All Set edisi terbatas, koleksi yang wajib dimiliki bagi Anda yang aktif. Wadah serba guna ini dapat menampung berbagai jenis makanan dengan kapasitas yang cukup besar.

Large Carry All Set dilengkapi dengan penutup kedap udara yang menjaga kesegaran makanan hingga Anda membutuhkannya nanti.

Pesan Large Carry All set Anda Sekarang Juga. Hubungi untuk pemesanan dalam kota dan pengiriman keseluruh Indonesia.



Reblog this post [with Zemanta]

Jumat, 06 Februari 2009

Bajaj Pulsar 200 DTSi Teririt di Dunia

Dengan 1 liter bensin Bajaj Pulsar 200 DTSi bisa menempuh sejauh 266 km. Barangkali motor dari India ini boleh diklaim sebagai yang teririt di dunia. Dikatakan oleh si pemiliknya Hendry Martin ST bahwa setiap bulan hanya diisi 5 liter bensin.
Setiap hari rute motor jenis sport itu dari rumah ke kantor berjarak 26 km. Belum lagi kata Martin dibawa keliling rumah. Penasarankan, kok bisa seirit itu? Bebek maupun skubek aja enggak ada bisa menempuh di atas 100 km untuk 1 liter.
Saking penasarannya, tim Motor Plus pun menjajalnya, meski harus dua kali lantaran yang pertama ada kebocoran pada peralatan. Baru uji kedua dengan menempuh 16 km menghabiskan bensin 60 ml. Jadi, kalau 1 liter (1.000 ml) bisa merayap sejauh 266 km. Padahal, standarnya Pulsar DTSi untuk 1 liter hanya mencapai 40 km.
Generator hydrogen
Martin bisa bikin motornya superirit hanya bermodalkan sekitar Rp1,5 juta. Biaya itu untuk membeli berbagai peranti penghemat seperti Xado Revitalisasi, DC Booster, CDI stabilizer, Xtreme Fire booster dan Generator Hydrogen. Dari semua peranti itu, generator hydrogen memberi pengaruh paling besar dan harga alatnya Rp 375 sudah termasuk ongkas pasang.
Keiritannya bisa mencapai 47,5 persen. Alat ini yang memproduksi air menjadi bahan bakar karena, kata martin generator memiliki elemen atau sel yang beresonansi setelah diberi arus listrik. “Akibat resonansi tadi, gas hidrogen dan oksigen yang ada di air keluar dan kemudian disalurkan ke karburator sehingga terjadi ledakan,” bilang warga Lenteng Agung, Jakarta Selatan ini.
Sistem penyaluran gas (hidrogen dan oksigen) melalui slang ke intake manifold yang di depan karburator. Karena itulah, bensin yang dikonsumsi jadi sangat sedikit sekali. Sebab, energi pembakaran diraih dari oksigen dan hidrogen tambahan tadi.
Untuk mengisi air bisa dari air mineral dan volume tabung sekitar 300 ml. Jumlahnya tdak akan berkurang, hanya keruh dan martin menggantinya setiap tiga hari sekali.
Selain itu, Martin memakai Xado Revitalisasi, Turbo dan Anti Carbon. Semacam cairan yang dicampur ke dalam oli mesin. Tujuannya, untuk mengembalikan kondisi jeroan mesin seperti baru. “Kompresi atau kualitas dalaman mesin setelah masa pakai tidak akan mempengaruhi performa,” tegas pria yang kerja di Telkomsel.
Dengan kondisi mesin seperti baru, berarti gas tak perelu dibejek. Ujung-ujungnya sedikit bensin yang terbakar. Dan pemakaian cairan ini diyakini Martin memberi kontribusi sekitar 5 persen.
Dari bahan bakar, Martin coba mencegat pada sistem kelistrikan. Di sektor ini, ia menggunakan DC Booster yang dipasang paralel ke aki. Diestimasikannya memberi keuntungan sampai 15 persen. “Dengan begitu, pembakaran jadi lebih sempurna,”yakin pria asal Padang, Sumatera Barat.
Masih di kelistrikan, untuk menjaga kestabilan tegangan input CDI, supaya bekerja optimal, ditambah dengan stabilizer yang dipasang antara aki dan CDI. Alat ini menyumbang peran sekitar 10 persen.
Terakhir, Xtreme Fire Booster yang ditempatkan antara koil dan busi. Fungsinya memperkuat energi pengapian. Peran dalam pengiritannya dinilai Martin bisa sampai 20 persen.
Penasaran, silakan pasang!

del.icio.us Tags:


Reblog this post [with Zemanta]

Jumat, 30 Januari 2009

Green Canyon port

Sis Jasmine, taking a shot... after long awaited from our hotels, we decide to go for some fresh water diving here at Green Canyon.
Who's that girl... fat bottom girl… that pedro always wanted :)
Bro Pedro a.k.a Pasha ungu?
Posted by Picasa




Reblog this post [with Zemanta]

Selasa, 13 Januari 2009

Travel Companion

Tupperware Water Bottle
Tupperware known as a very good products that comes into sealed cap that will keep your content from spill over...Tupperware now give a very good promo with this li mited bottle. this Tupperware promo end by this month. so hurry up order your travel companion from Tupperware now, or you will be missed this product.

visit Tupperware-Ana for more products