Kamis, 03 April 2008

INTERNASIONAL JKT WANITA BERUSIA 77 TAHUN PANJAT GUNUNG EVEREST

Kathmandu, April 3 (ANTARA/Xinhua) - Sebuah tim beranggotakan 10
wanita yang mewakili berbagai kasta dan berbagai daerah di Nepal,
termasuk seorang nenek berusia 77 tahun, ditetapkan akan memanjat
Gunung Everest, gunung tertinggi di dunia, pada pertengahan April.
Pemba Dorje Sherpa, seorang pria pemanjat gunung yang pernah
mencatat rekor memanjat Gunung Everest dalam waktu tersingkat (8 jam
10 menit), akan memimpin dua tim yang masing-masing beranggotakan 35
orang, menurut surat kabar Himalayan Times.
Mereka akan menjalankan misi mereka pada 14 April.
"Kami akan memanjat Gunung Everest dengan misi utama mewujudkan
perdamaian abadi di negara ini, juga untuk keberhasilan Sidang
Konstituante, " kata dia dalam suatu konferensi pers yang diprakarsai
Himalayan White House International College, Rabu.
Sidang Konstitiante itu akan dilakukan pada April, dan Sidang
Konstituante itu dibentuk untuk menetapkan program politik masa depan
Nepal.
Pemba mengatakan pihaknya berkepentingan menghimpun para wanita
dari berbagai daerah di Nepal untuk mencatat suatu rekor.
"Banyak wanita asing telah mencatat rekor memanjat Gunung
Everest," katanya. Ia menambahkan, "Kami pun ingin memperlihatkan
bahwa wanita Nepal juga memiliki kemampuan seperti para wanita dari
negara-negara lain, dan kami juga akan mampu mencatat rekor dunia
seperti mereka."
Menurut dia, pihaknya telah memberikan pelatihan kepada para
wanita itu selama enam bulan.
Mereka dijadwalkan kembali pada pekan pertama bulan Juni. Ia akan
memimpin kelompok pertama wanita dan kemudian disusul kelompok warga
lanjut usia.
"Min Bahadur Sherchan adalah wanita yang sangat berhasrat untuk
mencatat rekor dunia sebagai manusia tertua yang memanjat Everest,"
Pemba mengatakan dan menambahkan, "Sherchan telah memanjat
gunung-gunung setinggi 6.000 meter."
PBB dan Kementerian Kebudayaan, Pariwisata dan Penerbangan Sipil
(MoCTCA), Nepal, memberi dukungan biaya atas misi panjat gunung itu,
kata laporan tersebut.

Tidak ada komentar: